Hiroshima dan “The first atomic bomb”

29 09 2008

Ketika kita mendengar kata HIROSHIMA, maka dengan seketika kita akan teringat dengan bom atom yang menandai berakhirnya Perang Dunia ke-2. Kota Hiroshima merupakan kota pertama di dunia yang merasakan betapa dahsyatnya efek dari bom atom. Kedahsyatan yang bahkan tidak diduga sebelumnya oleh para pembuatnya. Kedahsyatan yang telah meluluhlantakkan kota yang begitu indah hanya dalam hitungan detik, tetapi meninggalkan kenangan yang begitu pahit hingga detik ini.

 

Selengkapnya…





Undokai = kerjasama dan sportifitas

29 09 2008


Hari Minggu, 21 September 2008 yang lalu, saya dan istri serta anak-anak nomor 2 dan 3 menghadiri acara “undokai” atau pertandingan olah raga (class meeting) di sekolah anak yang nomor 1, tepatnya di Higashi Ayase Elementary School, Adachi-ku, Tokyo. Undokai disusun dari dua kata, yaitu “undo (olah raga)” dan “kai (pertemuan/festival)”. Jadi, undokai secara harfiah berarti “festival olah raga”. Dulu sewaktu saya masih duduk di bangku SD hingga SMA ada acara serupa dengan undokai yang diberi nama class meeting yang merupakan pertandingan/perlombaan olah raga antar kelas. Tapi sangat disayangkan, tradisi ini sudah luntur dan bahkan hilang di sekolah-sekolah Indonesia saat ini.

Selengkapnya …





Pilkada, Pemilu dan tradisi “mengundurkan diri”

5 09 2008

Kemarin, 4 September 2009 merupakan hari bersejarah bagi rakyat Sumatra Selatan. Itu adalah hari dimana untuk pertama kali mereka memilih secara langsung Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan memimpin mereka selama lima tahun ke depan. Alhamdulillah, PILKADA ini berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan dan kericuhan. Kita berdoa semoga tahapan PILKADA ini akan berjalan dengan lancar sampai dilantiknya Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.
Selengkapnya





Perjalanan “pulkam” ke Jakarta dan Palembang

12 08 2008

Dua minggu lamanya saya pulkam ke Indonesia. Tepatnya dari tanggal 27 Juli hingga 9 Agustus yang lalu. Banyak hal yang saya dapat, saya rasakan dan saya alami selama berada di Indonesia. Mulai hal yang sangat menyenangkan hingga hal yang “merisaukan” hati. Semuanya terpatri erat dalam ingatan yang sekaligus menjadi satu acuan untuk mempersiapkan rencana kepulangan ke tanah air tahun depan. Selengkapnya …





Menghidupkan kembali semangat “bahari “

15 07 2008

Nenek moyang ku orang pelaut

Gemar mengarung luas samudera

Menerjang ombak tiada takut

Menempuh badai sudah biasa…

 

Paragraf di atas merupakan syair lagu yang sering dinyanyikan murid Sekolah Dasar di era 80-an. Lagu yang melegendakan kejayaan maritim nenek moyang Nusantara. Jika kita buka kembali sejarah perjalanan bangsa ini, syair lagu di atas bukanlah dongeng pengantar tidur. Setidaknya dua kerajaan besar; Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit; yang menjadi simbol masa keemasan Nusantara merupakan kerajaan yang berjaya karena kekuatan maritimnya.

Selengkapnya ….





Ada Dipole Mode lagi tahun ini?

7 07 2008

Tahun 2007 merupakan tahun yang unik bagi pemerhati iklim. Kombinasi fenomena La Niña di Samudera Pasifik dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif di Samudera Hindia telah mempengaruhi kondisi iklim global maupun regional, khususnya di kawasan sekitar Samudera Hindia tak terkecuali Indonesia. Keunikan fenomena ini merupakan pengulangan fenomena serupa yang terjadi lebih kurang empat dasawarsa yang lalu. Tepatnya, IOD positif di tahun 1967 di Samudera Hindia diiringi oleh La Niña di Samudera Pasifik. Kejadian IOD di tahun 2007 juga memiliki keunikan yang lain jika dilihat dari rangkaian kejadian IOD di Samudera Hindia. Dua fenomena IOD positif terjadi secara berurutan di tahun 2006 dan 2007. Sesuatu yang sangat tidak lazim. Berdasarkan data kejadian IOD, fenomena ini juga merupakan fenomena serupa sekitar hampir satu abad yang lalu. Yaitu, IOD positif di tahun 1913 diikuti fenomena serupa di tahun berikutnya 1914. Biasanya, IOD positif akan diikuti oleh IOD negatif, sehingga membenntuk sinyal osilasi dalam periode dua tahunan yang merupakan frekuensi alami di Samudera Hindia.

Selengkapnya …





Kelahiran “bidadari” kami

3 07 2008

Tokyo, Kamis-12 Juni 2008

Hari Kamis, tanggal 12 Juni 2008 jam 11.30 di Tokyo, telah lahir buah hati kami yang ke-3. Alhamdulillah, proses kelahiran sangat cepat, bahkan sangat cepat dan lancar. Saking cepatnya, bidadari kami lahir sebelum tiba di Rumah Sakit. Proses persalinan dalam keadaan darurat hanya dibantu oleh Ibu Mertua (Ibunda istri saya tercinta). Keinginan Ibu Mertua untuk melihat cucu ke-3, ternyata memang benar-benar kesampaian. Bahkan, beliaulah orang yang pertama kali menyambut kehadiran bidadari kami di dunia ini. Subhanallah…
Selengkapnya …





Awas, La Niña mengancam!!!

22 11 2007

Meskipun curah hujan masih normal namun beberapa tempat di sudut-sudut kota besar di tanah air sudah dilanda banjir. Sangat kontras dengan kondisi yang terjadi 1-2 bulan yang lalu. Warga yang berdomisili di daerah yang menjadi langganan banjir, seolah lupa bahwa mereka baru saja mengalami musim kemarau. Belum mereka sempat memperbaiki atap rumah yang bocor karena kesibukan mencari persediaan air selama musim kemarau, kini mereka telah disibukkan dengan kedatangan “tamu” baru; air hujan – banjir. Tak berlebihan jika kita mengatakan: hujan datang, banjir mengancam; kemarau menyapa, asap menjadi petaka.
Selengkapnya …





Sekapur Sirih

19 11 2007

Assalamu’alaykum wa rahmatullah wa babarakatuh,

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat kesehatan dan kekuatan kepada saya, hamba-Nya yang lemah ini.

Tentu, sebagian besar generasi tahun 1980-an masih ingat betul dengan lagu Nenek Moyang-ku Orang Pelaut. Sebuah lagu yang menggambarkan jiwa bahari yang telah dimiliki oleh generasi awal bumi Nusantara. Dua kerajaan besar yang menggambarkan masa keemasan bumi Nusantara, Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Sriwijaya, telah menorehkan tinta emas bagi kejayaan bahari Indonesia.

Terinpirasi oleh lagu di atas, dan juga didasari oleh satu keinginan untuk berbagi informasi, pengetahuan, ide dan gagasan tentang bidang Ilmu Kelautan, bidang ilmu yang saya tekuni hingga sekarang, saya bangun blog ini. Mudah-mudahan akan memberikan manfaat yang luas. Melalui blog ini juga saya mengundang saudari/a yang tertarik dengan dunia “bahari” untuk bertukar pikiran, ide dan gagasan ilmiah dengan tetap berpijak pada prinsip saling menghormati.

Secara khusus, saya juga ingin mengajak saudari/a untuk bersama-sama mencintai, memelihara dan memanfaatkan segala sumber daya bahari kita dengan cara-cara yang bermartabat. Semoga usaha kita bersama akan dapat mengembalikan kejayaan dunia bahari kita. Amiin…

Sebagaimana layaknya blog pribadi, blog saya juga akan berisi beberapa pandangan dan tanggapan saya tentang berbagai peristiwa yang terjadi di sekeliling kita. Tak ketinggalan, beberapa catatan tentang peristiwa yang mewarnai perjalanan hidup saya juga akan melengkapi koleksi pribadi di blog ini.

Akhirnya, saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas segala kritik dan saran yang diberikan.

Wassalamu’alaykum wa rahmatullah wa babarakatuh,

Iskhaq Iskandar (di tulis dari pinggiran Teluk Tokyo, 19 November 2007)